


PROGRAM PENANAMAN POHON “PNM HIJAU UNTUK MAGETAN 2026”








Kegiatan kerja bhakti dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian bersama dalam mengatasi permasalahan banjir yang terjadi akibat tersumbatnya saluran air. Kegiatan ini melibatkan unsur Forkopimca, Pemerintah Desa, serta masyarakat setempat yang secara gotong royong membersihkan saluran drainase dari tumpukan sampah, lumpur, dan material lain yang menghambat aliran air.
Kerja bhakti dilaksanakan pada hari ini dengan penuh semangat kebersamaan. Hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimca yang terdiri dari Camat, Danramil, dan Kapolsek, bersama perangkat desa serta warga masyarakat yang turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan pembersi
Melalui kegiatan ini diharapkan aliran air dapat kembali lancar sehingga dapat meminimalisir potensi banjir saat musim hujan. Selain itu, kegiatan kerja bhakti ini juga menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Forkopimca dalam kesempatan tersebut juga mengimbau kepada seluruh masyarakat agar senantiasa menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke saluran air. Dengan adanya kesadaran bersama, diharapkan lingkungan tetap bersih, sehat, dan terhindar dari bencana banjir.


Pemerintah Kabupaten Magetan melaksanakan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Magetan Tahun 2027 tingkat Kecamatan Daerah Pemilihan (Dapil) V yang meliputi Kecamatan Parang, Ngariboyo, dan Lembeyan. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 26 Januari 2026, bertempat di Pendopo Kecamatan Ngariboyo.
Musrenbang tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Magetan, Bapak Suyatni Priasmoro, S.H., M.H., jajaran Forkopimcam, para Camat se-Dapil V, perwakilan OPD terkait, anggota DPRD Kabupaten Magetan dari Dapil V, kepala desa, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta perwakilan lembaga dan organisasi kemasyarakatan.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Magetan menyampaikan bahwa Musrenbang merupakan forum strategis untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung dan menjadi dasar perencanaan pembangunan daerah yang partisipatif, transparan, dan berkelanjutan. Beliau menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam merumuskan program pembangunan yang tepat sasaran serta sesuai dengan kebutuhan riil di wilayah Kecamatan Parang, Ngariboyo, dan Lembeyan.
Pelaksanaan Musrenbang berlangsung dengan penyampaian paparan arah kebijakan pembangunan Kabupaten Magetan Tahun 2027, dilanjutkan dengan pembahasan dan penajaman usulan prioritas dari masing-masing kecamatan. Berbagai usulan yang disampaikan mencakup bidang infrastruktur, pendidikan, kesehatan, pertanian, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta peningkatan kualitas pelayanan publik.
Melalui Musrenbang tingkat kecamatan ini, diharapkan seluruh usulan yang telah dihimpun dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan RKPD Kabupaten Magetan Tahun 2027, sehingga pembangunan daerah dapat berjalan lebih terarah, merata, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat.


Pemerintah Kecamatan Ngariboyo menyelenggarakan kegiatan Pra Musyawarah Rencana Pembangunan (Pra Musrenbang) Tingkat Kecamatan Ngariboyo dalam rangka Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Magetan Tahun 2027, pada Rabu, 21 Januari 2026, bertempat di Pendopo Kecamatan Ngariboyo.
Kegiatan Pra Musrenbang ini dipimpin langsung oleh Camat Ngariboyo, Agung Budiarto, S.Sos, dan dihadiri oleh unsur Forkopimca, perwakilan perangkat daerah terkait, kepala desa se-Kecamatan Ngariboyo, BPD, lembaga kemasyarakatan desa, tokoh masyarakat, serta undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Camat Ngariboyo menegaskan bahwa Pra Musrenbang merupakan tahapan penting dalam proses perencanaan pembangunan daerah yang bersifat partisipatif. Forum ini menjadi wadah untuk menyelaraskan dan memverifikasi usulan-usulan pembangunan yang berasal dari desa agar sesuai dengan prioritas Pembangunan Daerah Kabupaten Magetan Tahun 2027.
Melalui diskusi dan pemaparan yang berlangsung secara terbuka dan konstruktif, masing-masing desa menyampaikan usulan program dan kegiatan yang telah dihimpun dari Musrenbang tingkat desa. Selanjutnya, usulan tersebut dibahas bersama untuk ditentukan skala prioritas dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat, ketersediaan anggaran, serta arah kebijakan pembangunan daerah.
Pra Musrenbang Kecamatan Ngariboyo diharapkan mampu menghasilkan rumusan usulan pembangunan yang terintegrasi, realistis, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Hasil dari kegiatan ini selanjutnya akan dibawa dan dibahas pada Musrenbang Tingkat Kecamatan sebagai bahan rekomendasi dalam penyusunan RKPD Kabupaten Magetan Tahun 2027.


Pemerintah Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan, pada hari ini Jum’at, 9 Januari 2026, melaksanakan pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan Penjabat Kepala Desa Banjarpanjang. Kegiatan berlangsung khidmat di Balai Desa Banjarpanjang dan dihadiri oleh unsur Forkopimcam Ngariboyo, perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta undangan lainnya.
Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh pejabat yang berwenang, ditandai dengan pembacaan keputusan pengangkatan Penjabat Kepala Desa, pengambilan sumpah/janji jabatan sesuai dengan agama yang dianut, serta penandatanganan berita acara pelantikan. Penyerahan Surat Keputusan (SK) dilakukan sebagai simbol resmi dimulainya tugas dan tanggung jawab Penjabat Kepala Desa Banjarpanjang.
Dalam sambutannya, disampaikan harapan agar Penjabat Kepala Desa yang baru dilantik dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, menjunjung tinggi integritas, serta mampu menjaga stabilitas pemerintahan desa. Penjabat Kepala Desa juga diharapkan dapat melanjutkan roda pemerintahan, pelayanan kepada masyarakat, serta mempersiapkan penyelenggaraan pemerintahan desa secara tertib dan kondusif.
Pelantikan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menjamin keberlangsungan pemerintahan desa agar tetap berjalan efektif sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan ucapan selamat dari para tamu undangan, sebagai bentuk dukungan terhadap Penjabat Kepala Desa Banjarpanjang dalam mengemban tugas ke depan.


Pada hari Senin, Tanggal 5 Januari 2025 bertempat di Pendopo Kecamatan Ngariboyo elah dilaksanakan pembukaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Partisipatoris STAIM Ma’arif Magetan Tahun Akademik 2025/2026 yang dilaksanakan di wilayah Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan.
Kegiatan KKN Partisipatoris ini merupakan wujud nyata pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek pengabdian kepada masyarakat. Melalui program ini, mahasiswa diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu pengetahuan, nilai-nilai keislaman, serta keterampilan akademik yang telah diperoleh di bangku perkuliahan ke dalam kehidupan sosial masyarakat secara langsung, dengan mengedepankan prinsip kebersamaan, pemberdayaan, dan partisipasi aktif warga.
Kecamatan Ngariboyo dipilih sebagai lokasi KKN dengan harapan dapat menjadi ruang belajar bersama antara mahasiswa dan masyarakat. Mahasiswa tidak hanya hadir sebagai pelaksana program, tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam menggali potensi lokal, mengidentifikasi permasalahan, serta merumuskan solusi yang aplikatif dan berkelanjutan di berbagai bidang, seperti pendidikan, keagamaan, sosial kemasyarakatan, ekonomi kreatif, dan lingkungan.
Melalui KKN Partisipatoris ini, STAIM Ma’arif Magetan berkomitmen untuk mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial, jiwa kepemimpinan, serta semangat pengabdian yang dilandasi nilai-nilai keislaman dan ke-NU-an. Diharapkan, keberadaan mahasiswa KKN dapat memberikan kontribusi positif dan mempererat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan seluruh elemen masyarakat di Kecamatan Ngariboyo.
Akhir kata, semoga pelaksanaan KKN Partisipatoris STAIM Ma’arif Magetan Tahun Akademik 2025/2026 ini berjalan dengan lancar, memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat, serta menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam membentuk karakter intelektual yang berakhlakul karimah dan berorientasi pada kemaslahatan umat.